Jumat, 15 November 2013

Memiliki dan Dititipi (2)

Pemahaman" yang tepat kalau kita meyakini kepunyaan kita sejatinya kepunyaan Allah. Maka sekuat apapun perasaan memiliki kita, yakinkan bahwa perasaan itu adalah perasaan memiliki karena Allah, dari Allah, dan untuk Allah. Kalau sudah sampai di sini, kapanpun Allah ambil, kita akan sadar kalau itu memang hak-Nya.

-Kak Murshal Afiff, Dalam Nasihatnya-

Rabu, 13 November 2013

Reply to "The Changing"


Well, I have read your note “The Changing”. No matter how hard I speak/write in English (again), I will try :)

            Since I was 4 years old, my mom told about my childhood story that I ever bite a boy’s hand. Oh My God, I think my mom told me about it more than twenty times. My mom always told me about you, and I knew your name is Yugo. Until we attended to senior high school,  we were as the classmate, you are Yoga and I am Andwi. Do you know, in our class room, you didn’t realize that sometimes I looked at your hand, I wanted to catch that sign of bitting to make sure what my mom ever said to me. Anyway, right hand or left hand Yugo?haha.

            Now, after reading “The Changing” I feel wonder and speechless at the moment for some things. First, you still remember our childhood story in detail. Second, your English is increasing very well, I can get the feeling from every your words arrangement (hehe,lebay). Third, you still remember our conversation in the terrace of your home. Actually at that time I was so amazed when you invited me to have a chitchat, you sat next to me, you show that how your English very good now. Fourth, you make me as one of the inspiring persons for you to increase your English ability, but actually I am nothing. And the last, you have written a note, entitled “The Changing”. 

            Yugo, do you still remember, when we have a debating forum in English lesson with mam Yona? Our class was divided into two groups. Boy and girl group. Firstly, boy group delivered some arguments that I tough make our group (girl group) lose, and I wanted to try giving my arguments as our defense. When I said, “ok..I would like to say that....bla bla bla...”, suddenly your group; Rangga, Fathur (ikut ga ya, apa sudah ke Amerika?), Ilham, Ridho and also you said that, ”Hiaaa..sudah mam..nyerah kami mam..nyerah..” while raising the chair up. After that moment I realize that, maybe my friends didn’t interested to me, I decided not to use English anymore.

“When someone does love English, she/he will be an English speaker for all the topics and all the times, even she/he doesn’t care to whom she/he is speaking to. She/he just say what she/he wants to say because it’s such an interesting activity for her/him”

Do you feel like this Mas Yugo? Haha, aku sotoy :D

            Ihh, sekarang memang aku payah nih *ngetok jidat sendiri*. You are right, my English is decreasing. I just use my limited English capability to read some medical journals to do my assignment. I have no confidence anymore to speak English in the ceremony. I have ever asked to my inspired lecturer in medical faculty, “Sir, what indicator someone called expert in English? When they can speak speak sama bule gitu? When they can discuss in formal forum? When they just read some journals (like me^^)?”. He answered, ”When they can understand what they listen to/read and then telling/writing it well”.

            Last time, to keep winning a lot of English speech contest was my orientation. I have big reason for it. Our school need some achievements to get accreditation. Don’t ever think what the things that school can give to us, but let’s think what achievements that we can give to school, as the present. Now, I have other orientation. I teach children to study English, when they can say “good everrning ayuk puty or good mrooning or good evenung ayuk puty” , it makes me happy too. There’s a child, his name is Farel, so smart boy, 4 years old. Farel asked me, “Ayuk..bener nggak menyuruh teman diam itu bahasa Inggrisnya keep quite?” haha, he’s so cute boy, suddenly he screamed, “TEMAAAANNNN KEEP QUITE!!!!!”. I am so happy, happier than to be a winner in speech contest, hehe.

            Mas Yugo, you said that now Putri is a bit different from Putri you used to know. I don’t realize that there’s changing in my self. Thanks for reminding me. But, there’s one never change from my self? I still like biting, be careful :P



Selasa, 12 November 2013

Memiliki dan Dititipi

Sebagai manusia apalah yang sejatinya benar-benar kita miliki. Harta, kekuasaan, kelebihan fisik hanyalah aksesoris di luar dari diri kita yang sewaktu-waktu dapat diambil kembali olehNya. Termasuk hal yang tersimpan dalam hati kita, perasaan, terkadang dapat berubah. Bahkan kecepatan perubahan itu melebihi malam berganti siang, siang berganti malam. Sewaktu-waktu bisa dititipkan, sewaktu-waktu bisa diambil kembali. Oleh karena itu, sebagai manusia biasa kita hanya butuh pemahaman. Iya, pemahaman yang baik, bahwa sekalipun yang tersimpan di dalam hati bukan berarti benar-benar milik kita, semuanya hanyalah titipan Allah. Sehingga kita mengurangi rasa memiliki yang berlebihan. Lalu apa tugas kita sebagai manusia? Ketika dititipi jaga amanah itu dengan baik dan ketika titipan itu diambil kembali, kita bisa melepaskan dengan ikhlas...


Sukabangun, 12 November 2013

Sabtu, 02 November 2013

Proposal Sederhana


Proposal Sederhana
Lomba Mewarnai Tahun Baru Islam 1 Muharram 1435 H
a.       Latar Belakang
Tahun baru Islam merupakan hari yang agung. Namun disayangkan minimnya pengetahuan dan pemahaman dari umat Islam sendiri. Hal ini perlu ditanamkan sejak usia dini. 
b.      Tujuan
Menanamkan pengetahuan dan rasa kecintaan terhadap tahun baru Islam pada anak-anak.
c.       Kegiatan
Lomba mewarnai  dan pemeriksaan gigi gratis.
d.      Tempat
Mushola Sukabangun I.
e.      Waktu
Selasa, 05 November 2013 / 01 Muharram 1435 H Pukul 09.00 WIB.
f.        Motto
Let’s caring by colouring.
g.       Peserta
Panitia 15 orang
Peserta ± 90 0rang: 
o  Kategori I Umur 0-5 tahun
o  Kategori II Umur 6-8 tahun
o  Kategori III Umur 9-12 tahun
h.      Rincian Biaya

Lembar mewarnai (HVS 80gr)            100 x @ Rp 250                  : Rp    25.000,-
Air mineral                                          120 x @ Rp 500                  : Rp    60.000,-
Roti cemilan                                        120 x @ Rp 1000                : Rp  120.000,-
Tropi 3 set                                             3  x @ Rp 120.000           : Rp  360.000,-
Hadiah kat. I (botol minum)                 3  x  @ Rp 15.000               : Rp    45.000,-
Hadiah kat.II (kotak makanan)            3  x  @ Rp 15.000               : Rp    45.000,-
Hadiah kat.III(tas)                               3  x  @ Rp 40.000               : Rp  120.000,-
Piagam                                                 9 x @ Rp 1.000                  : Rp     9.000,-
Sampul kopi                                         5 x @ Rp 2.000                  : Rp    10.000,-
Sikat gigi                                             70 x @ Rp 1.500                  : Rp  105.000,-
Jumlah                                                                            : Rp 899.000,-
*hadiah untuk kuis berupa sikat gigi lucu sudah disponsori (calon) dokter gigi. Hadiah dari kamu?? :P

                Mohon kiranya bantuan dari teman-teman. Bantuan dalam bentuk apapun kami terima. Jikalau berkenan, mari datang untuk meramaikan acara sebagai panitia. Untuk yang muslimah, nanti seragaman jilbab warna merah jambu yaa.. Terimakasih ^^

“Sesungguhnya setiap anak yang terlahir membawa kertas putih, mari kita goreskan hal-hal baik pada kertas-kertas mereka…”






Sehubungan dengan membludaknya jumlah peserta yang saya dapatkan sore tadi, sehingga proposal sederhana ini saya revisi. Saya ucapkan terimakasih buat teman-teman dan kakak-kakak yang telah merespon dan mengapresiasi acara ini. Sungguh, sebagai manusia, kebaikan kalian tak mampu saya balas, biarlah Allah yang akan memberi balasan, mungkin berupa kebaikan-kebaikan lain yang terduga. 


CP:         Andwi 085282390998
                Sindy 085273359004

Kamis, 31 Oktober 2013

Foto Iseng, hehe

Beberapa waktu lalu, saya membuka folder foto-foto lama. Saya menemukan foto-foto di bawah ini. Tampaknya biasa saja, namun bagi saya semua foto, apapun itu, selalu spesial. Bukan masalah di mana dan siapa yang mengambil foto itu, tetapi setiap gambar yang tertangkap oleh sebuah kamera merupakan rahasia Allah, akan terekam pada jam menit detik yang sudah ditentukan. Hanya saja kita tidak begitu menyadari itu. 

Data menunjukkan ada 63 juta penduduk Indonesia yang tidak memiliki fasilitas toilet dan air bersih. Mungkin beberapa orang yang terdapat dalam foto ini, pelengkap menuju angka 63 juta. Bisa jadi. Hmm, saya tidak tahu pasti sebab bukan saya yang hitung, hehe. Ternyata kita masih beruntung ya, mau BAB ya tinggal BAB. Beruntung, mau mandi tinggal jebar jebur. Fenomena seperti gambar di bawah tidak jauh dari kita lho. Kalau teman-teman melakukan perjalanan dari Palembang menuju Inderalaya, teman-teman akan menemui fenomena ini di sepanjang perjalanan. 


Mandi sambil nyuci baju

Eh ini gelombang airnya mirip racun nyamuk lingkaran yaa, hehe.
Ada tumpukan sampah juga :'(

Susunan rumahnya rapat-rapat ya. Aku lagi mikir, gimana caranya mereka saling mengunjungi ya? nyemplung ke air dulu apa yaa..

Nah, kok ada foto mobil. Ih, aku masukin karena lucu aja. Jepretnya juga waktu bus yang aku tumpangi melaju kencang. Lucu aja, mobil tua parkir di pinggir jalan. 

Nah, ini juga rumah pinggiran jalan sepanjang jalan raya.